"Papa," panggil Aliza saat menemukan papanya duduk di kursi dekat taman, sibuk membaca koran ditemani secangkir teh hangat. Seno menoleh ke anaknya serta langsung melipat koran, meminta anaknya mendekat serta memeluk singkat. "Kenapa enggak bilang mau ke sini, Kakak kamu udah pergi." Awalnya tidak ada rencana main ke rumah papaya, berhubung Gibran menawarkan akan ke mana dengan perjanjian tidak akan menolak. Jadilah gadis yang masih mengenakan sweter babyterry meminta ke rumah sang papa demi melepas rindu. "Tadi kebetulan lewat sini jadi mampir, emang kak Lina ke mana pergi pagi-pagi?" Aliza bergelayut manja di bangku panjang, menjatuhkan kepala ke bahu sang papa. "Katanya mau ketemu teman lama, kamu ke sini sendiri." Seno menoleh ke kanan kiri tidak melihat menantunya ikut datang.

