Sebelum kedatangan Naura, Gina dan Nathan bergerak lebih dulu. Mereka membereskan barang-barang semula terpisah dalam satu kamar, bahkan menambahkan foto pernikahan mereka di ruang tamu ... terpampang besar seolah memberi bukti bahwa rumah yang mereka dibangun kokoh penuh keharmonisan. Ditambah foto-foto kebersamaan mereka di beberapa sudut serta furniture-furmiture romantis. "Selesai juga akhirnya." Kedua tangan, Gina tepuk guna membebaskan tangan dari debu. Nathan sisir setiap sudut rumah yang terasa aneh. Awalnya lantai satu tidak memiliki furniture tak penting seperti foto-foto kecil kebersamaan mereka atau bahkan foto pernikahan mereka yang paling menonjol. Namun, entah mengapa Nathan rasakan kehidupan tersendiri dari rumah mereka. "Berapa lama lagi adekmu dateng?" tanya Nathan, pa

