“sebenarnya kamu selama ini kemana aja sih Bim? Gak biasanya loh kamu ngilang gak ada kabar gini?” hampir dua minggu Gia dan Bima tidak berkomunikasi karena tiba-tiba laki-laki itu menghilang begitu saja, lebih tepatnya laki-laki itu tak pernah membalas pesan Gia. “aku tuh bingung mau cari kamu dimana, ponsel kamu gak bisa dihubungi bahkan aku tanya mama juga gak gak tau keberadaan kamu dua minggu ini pulang-pulang udah dalam keadaan babak belur gini. Kok bisa sih? Kamu ngapain aja memangnya?” tanya Gia dengan tangan yang tak henti membersihkan luka yang sudah mulai mengering di pipi laki-laki itu. “aku ada kerjaan lumayan jauh Gi kan aku udah bilang sebelumnya sama kamu” “iya tapi kamu bilangnya cuma 3 hari bahkan kita masih saling bertukar kabar” “kamu khawatir yah, kok aku senang si

