SHIT Maki Ali menatap layar ponselnya. Tak satupun panggilannya mendapat jawaban dari anaknya. Ia benar-benar merutuki kejadian barusan dimana dirinya kegep sedang berduaan bersama seorang perempuan dengan keadaan Nana mengenakan kemeja selutut miik dirinya. “aku datang gak tepat waktu yah Li?” mau marahpun rasanya sudah percuma putrinya sudah melihatnya berduaan dengan Nana. “Li, aku minta maaf yah, aku gak tau kalau kamu sedang Vidcall dengan putri kamu” Ali masih belum enggan menggubris ucapan Nana, pikirannya kini hanya Biyya. Ia ingat betul bagaimana ekspresi tak percaya putrinya tadi, kilat kecewa itu benar-benar membuat hatinya sakit. Selama ini ia selalu berusaha menjadi yang terbaik buat putrinya namun kali ini putrinya tidak mungkin tidak salah paham. “Li aku benar-benar

