“Li air mineral dong pedes banget” pinta Nana mengibas tangannya dengan mengeluarkan lidahnya melet. “iya sebentar sayang” teriak Ali dari dapur rumahnya. “mana? cepetan aku udah kepedasan banget” pinta Nana mengarahkan kedua tangannya ke pada laki-laki itu. “pelan-pelan minumnya Na...” belum selesai Ali menyelesaikan ucapannya Nana sudah menumpahkan minumannya pada karpet bulu milik Ali. “ya ampun, Li sori banget aku nggak sengaja” ujar Nana merasa tak enak melihat ulahnya membasahi karpet tersebut. “udah gak papa besok aku jemur aja, bentar aku ambil kain dulu” “atau besok aku kesini lagi ambil karpetnya, aku laundry?” “gak papa Na, besok aku jemur aja lagi pula tumpahan air putih kan bukan air soda atau apapun” “iya tapi sayang aja karpetnya” “gak papa serius, yah udah biar kam

