“Gedung ini punya dua pintu keluar aktif,” lapor Marco pelan lewat ear-piece. “Satu depan, satu servis di belakang. Lift utama, satu lift darurat dan tangga besi.” “Penghuninya?” tanya Arka. “Resminya ada delapan belas unit. Hanya tiga yang aktif. Sisanya kosong karena ini safe house.” Arka tersenyum tipis. Bukan senyum senang. Senyum mengenali pola lama yang sudah ia kuasai. “Wang Lin Yu tidak pernah menyimpan sesuatu yang berharga di tempat ramai,” gumamnya. Ia melangkah ke mobil, duduk di kursi belakang. Layar di depannya menyala, menampilkan peta digital gedung dengan lapisan data transparan. “Status jaringan?” tanya Arka. “Blind spot tercipta selama dua belas menit,” jawab Marco. “Kami jalankan packet flooding internal pada sistem CCTV mereka sendiri. Sistem keamanan mengir

