Share:

Bad Prince

READING AGE 18+

desstinna1201 Romance

350556 reads

Warning! 21+
Seorang pangeran akan selalu diartikan dengan laki-laki baik, tampan, kaya dan impian semua wanita. Bagaimana jika kamu harus berurusan dengan pangeran yang tampan, kaya, tidak baik, m***m dan suka mengatur?

Kamu mulai berpikir bahwa sebutan Pangeran tidak selalu memiliki arti luar biasa. Terlebih lagi ketika kamu mulai merasakan ingin pergi tapi tidak bisa. Terperangkap dalam pesona keindahan fisik dan tersiksa dengan perilaku buruknya yang sering kali membuat jantungmu berdetak tidak wajar.

“Kamu milikku.” Sebuah kalimat pendek sederhana yang selalu dia ucapkan untuk membuatmu tidak mampu berkutik. “Aku memiliki hak atasmu.” Satu lagi kalimat menyeramkan yang tercipta karena perjanjian bodoh yang kamu sepakati dengannya. “Aku membencimu sampai rasanya ingin menghancurkan dunia.” Sebuah kalimat yang selalu muncul di kepalamu setiap kali menahan amarah akibat kelakuannya tapi tidak pernah berhasil kamu ucapkan.

“Jadilah gadis baik penurut, maka kamu tidak perlu mengkhawatirkan apapun.” Kalimat terakhir yang selalu kamu dengar darinya ketika hendak pergi sambil menyunggingkan senyuman nakal, jahil dan m***m. Tidak ketinggalan sebuah kedipan menyebalkan sebelum mendaratkan kecupan mesra yang tidak kamu inginkan.

Kamu terperangkap dalam dunia yang tidak ingin kamu tinggali sekalipun lama-lama membuatmu merasa nyaman. Kamu ingin keluar sekaligus ingin tetap di dalam. Karena kalimat kepemilikannya terhadapmu mulai terasa menyenangkan. Kamu terbelenggu dalam fantasi yang sedikit panas dan memabukkan. Terlebih karena dia hebat memepermainkanmu baik hati, pikiran atau di atas ranjang. Kemudian kamu mulai bertanya pada dirimu sendiri ketika ada kesempatan untuk pergi.

“Haruskan aku meninggalkan semua keindahan menyakitkan ini?”

Unfold

Tags: billionairedarkpossessiveforcedplayboyscandalbadboysweetbxgfirst love
Latest Updated
EKSTRA PART 6
 

"Mama!” Teriakan Oliver di depan pintu kamar kami membuat Dante mendengkus. Ini masih pagi dan Dante masih nyaman memelukku tapi beruang kecilnya sudah mengganggu.

“Dia pasti membuang dasi sekolahnya lagi, atau membuang kaus kakinya ke tong sampah atau sengaja mencukur rambutnya lagi hanya untuk merebut perhatianmu. Dasar monster kec……

Comment

    Navigate with selected cookies

    Dear Reader, we use the permissions associated with cookies to keep our website running smoothly and to provide you with personalized content that better meets your needs and ensure the best reading experience. At any time, you can change your permissions for the cookie settings below.

    If you would like to learn more about cookie permissions, you can click on Privacy Policy.