BAGIAN 24

2704 Words

Karen berjalan cepat di sebuah lorong menuju kelasnya, sebuah kelas yang tentunya tidak sembarang orang bisa menempatinya. Hanya putra-putri dari keluarga kerajaan dan bangsawan yang bisa menuntut ilmu di sana. Hie ikut berjalan cepat mengikuti majikannya, berusaha mengimbangi langkahnya tersebut.  “Kau tunggu di sini!” titahnya pada sang pengawal dengan nada ketus seperti biasanya. “Baik, Nona.” jawab Hie seraya mengangguk. Dia pun berdiri di samping pintu sebuah ruangan yang sepertinya kelas Karen, sesuai perintah sang nona muda.  Karen menatap sejenak sosok Hie dari atas kepala hingga kakinya, sebelum dia melangkah masuk ke dalam kelasnya.  “Pagi, Karen.” sapa seorang gadis, salah seorang penghuni kelas tersebut. “Pagi juga, Sonya.” sahut Karen, dia mendudukan dirinya pada sebuah k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD