Bab 57: Aroe, kau kenapa?

1034 Words

Tidak ada waktu lagi. Ia segera mengambil senjata andalannya (pistol SIG Sauer P365 SAS) menyimpannya di balik kemeja sutranya, lalu dengan cepat mengenakan kembali jasnya. Ia berjalan cepat ke lift untuk menuju lantai tiga. ​Pintu lift terbuka di lantai tiga. Aroe berjalan cepat, sambil membenahi earpiece yang tersemat di telinganya. ​Ia melangkah mendekat dan mengetuk pintu kamar utama dengan lembut, hanya sekali ketukan. Tiba-tiba... ​Klek! ​Pintu itu terbuka. Di depan pintu, berdiri sosok tinggi tegap yang seharusnya masih tidur lelap. Itu adalah Damon Valerius Kael. ​Mata abu-abunya, yang baru saja pulih dari pengar, kini menyala tajam, menusuk Aroe seperti dua jarum es. Ekspresi Damon mengandung amarah yang tertahan dan rasa pengkhianatan yang jelas. ​"Kau dari mana, Aroe?" c

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD