BAB 37

1699 Words

BAB 37 Hari itu, seperti biasa, Suryadi sudah menjemput Mita pagi-pagi. Namun, dia pun menyempatkan bertemu dengan Juragan Arga untuk mengucapkan selamat. Saat dia dating untuk ditemani Mita, Juragan Arga dan Nuria tengah menikmati sarapan di meja makan. Hanya berdua, karena Celia tengah bersiap-siap untuk berangkat sekolah. Sarapannya memang selalu di antar ke kamar. “Selamat pagi, Juragan. Saya senang sekali ketika mendengar kabar kehamilan Nyonya. Semoga semuanya dilancarkan.” Juragan Arga hanya mengangguk. Namun, tak dapat dielakkan rona bahagia yang kentara dari wajahnya. Nuria yang mengambil alih jawaban. “Terima kasih. Mari sarapan dulu, Pak Suryadi.” Ia tersenyum dan mengangguk sopan pada dua orang yang berdiri tak jauh dari meja makan itu. “Gak usah, Nyonya. Saya ingin mengu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD