BAB 42 Keempat orang suruhan Toni yang sudah berhasil menyekap Nuria itu tengah duduk melingkar. Mereka berada di bangunan tua bekas gudang tua di pinggiran kota. Salah satu dari mereka tampak tengah sibuk mengocok kartu. Semua tengah bersantai, karena biasanya aparat—oknum dekat dengan Anggita—tak akan mengejarnya. Biasanya, satu hari lagi akan ada laporan kasus selesai dan penjahat sudah tertangkap. Mereka pun akan bebas-bebas saja. Sudah terbukti, ketika mereka melakukan pengrusakan rem mobil Saraswati, penculikan Ardhan, serta p*********n pada Nilam, sampai saat ini, mereka tak pernah smencium bau penjara barang sedikit pun. Sementara itu, Nuria masih terisak. Tangan dan kakinya terikat. Sebagian pakaiannya terkoyak. Kerudungnya sudah terlempar entah ke mana. Orang-orang itu sengaja

