BAB 59

1686 Words

BAB 59 Waktu tak selalu memberikan kesempatan untuk bahagia. Namun, waktu selalu memberikan kesempatan untuk berubah dan memperbaiki diri. Kepergian Nilam dari membuat Juragan Arga murka. Nuria terus menenangkan suaminya. Sisi keibuannya ikut terluka mengetahui hal ini. Bahkan, dulu Nilam yang pernah depresi berat karena kehilangan anaknya. Nuria yakin, pada satu sisi diri Nilam tertanam cinta yang mendalam untuk putra-putrinya. Wajar saja perempuan itu mempertahankan kehadiran Naima dan Ardhan supaya terus di sisinya. “Abang, tak ada orang yang bisa melebihi kasih sayang orang tua, apalagi seorang ibu yang melahirkan dengan mempertaruhkan nyawa. Berikan Mbak Nilam waktu. Mungkin dia hanya butuh ruang untuk menenangkan diri.” Nuria memegang lengan yang mengepal itu. Beberapa anak buah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD