Masa remaja merupakan masa paling signifikan mengenai sebuah perasaan. Tidak ada yang menyangka jika gelenyar aneh itu menetap di hati di mana sebelumnya terdapat gejala memilukan. Jam sudah menunjukan pukul setengah lima sore, langit mendung menambah kegelapan mengalirkan ketidakberdayaan. Udara dingin masih setia berhembus menemani setiap langkah muda-mudi di lorong rumah sakit. Tidak ada siapa pun yang terlihat, hanya keheningan menyapa kedatangan mereka. Hawa kurang menenangkan menyambut serta menyapa keberadaan keduanya. Berkali-kali, baik Permata maupun Kenzie, saling lirik merasakan aura mencekam. Sang tuan muda yang tengah berjalan di belakang Permata memperhatikan bahu kecil itu dengan seksama. Ada kekosongan dan juga kehampaan terasa membuat ia ingin melindunginya tanpa sebab

