Tidak ada yang luput dari luka masa lalu, terkadang kejadian kemarin sebagai batu loncatan guna menapaki kehidupan lebih baik. Satu kejadian tumbuh mengikis kesenangan menerjang, fakta mencengangkan harus terjadi merobohkan pondasi kebahagiaan sementara. Tidak ada satu pun tahu apa yang akan terjadi di depan sana. Semua telah menjadi jalan serta takdir kisah masing-masing insan. Baik dan buru, senang maupun sedih, kecewa serta gembira, menjadi pengiring kebersamaan. Memang tidak mudah menerima satu kondisi tak diharapkan datang menerjang. Air mata hanya sebatas teman bagaimana bibir tidak bisa mengutarakan perasaan sebenarnya. Seorang anak akan bergantung pada orang tua untuk tumbuh guna mencapai masa perkembangan. Apa pun yang terjadi di dalam keluarga sang anak hanya bisa menerima.

