Dipaksa Melayani

995 Words

Molly berusaha meronta-ronta sekuat tenaga, tubuhnya menggeliat dalam upaya untuk melepaskan diri. Namun Vincent jauh lebih kuat. Tubuhnya menindih tubuh Molly, membuat gadis itu tak mampu bergerak sama sekali. Ciumannya semakin liar, turun dari bibir ke l3her, meninggalkan jejak rasa takut dan jijik yang membekas. "Lepaskan aku, b4jingan! Kalau mereka yang menyakitimu, seharusnya mereka yang kau incar, bukan aku!" teriak Molly di antara napas yang tersengal, berhasil mendorong wajah pria itu sesaat. Vincent menarik wajahnya dan mencengkeram leher Molly dengan satu tangan. Tatapan matanya gelap, dipenuhi dendam yang menyala-nyala. "Antara kau dan aku... tidak ada hubungannya dengan mereka," katanya dingin. Molly menatapnya dengan ketakutan yang mulai berubah menjadi histeria. Air matan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD