Perombakan divisi internal istana selesai. Pelajaran yang didapat oleh Aindra selama ini ia terapkan pada sistem pemerintahan kerajaannya. Pria itu meminta laporan pertiga bulan untuk mendata dan mengevaluasi setiap perkembangan dan pemasukan kerajaan. Ilmu yang ia dapatkan benar-benar ia terapkan. Ziyad begitu bangga dengan perkembangan rajanya. “Yang Mulia,” panggilnya di sebuah ruangan, hanya ada mereka berdua di sana. “Mark ... kau Mark Antonio kan?” Ziyad terdiam, netra nya langsung berkaca-kaca. Tak ada yang tahu kisah lima ratus tahun lalu. Ziyad langung menekuk kaki ke lantai. Ia kini menemukan rajanya kembali. Raja terdahulu. Aindra mengangkat bahunya meminta pria kepercayaannya berdiri. “Mark ... aku Hovert ... aku lah raja buruk itu,” sahut pria itu dengan suara bergetar.

