Sri baginda dan permaisuri terkejut dengan kedatangan putra mereka. Karena raja yang datang, Hovert dan Brigitta menekuk kakinya. Sailendra sampai tak enak hati melihatnya. Pria itu langsung merengkuh bahu kedua orang tuanya. “Jangan membuatku seperti anak kurang ajar Yang Mulia,” “Tapi memang harus seperti ini Yang mulia. Anda sekarang adalah seorang raja,” tukas Hovert. Kini mereka duduk di sofa ruang tengah. Brigitta juga menyuruh Ziyad untuk duduk bersama. Pelayan menghidangkan teh dan kudapan untuk semua orang. “Yang mulia, aku ke sini hanya ingin memintamu menyematkan gelar bangsawan untuk Yang Mulia Ratu,” ujar Aindra setelah meminum tehnya. “Ah, aku melupakan hal itu ternyata. Apa para bangsawan sudah memutuskan gelar untuk Yang Mulia Ratu?” tanya Hovert. “Lother baru saja

