Kesempatan kedua

2072 Words

Diva mengatur pertemuan antara Dina dan Dava, itu juga atas persetujuan Jonathan. Ia juga tak ingin sampai Jonathan salah paham padanya. “Apa kakak sudah siap? Aku sudah menghubungi Dava, katanya dia sudah sampai di tempat yang kakak maksud.” Aku kira Dava sudah lupa dengan tempat itu. Dina menggendong Naura. Mereka lalu melangkah keluar dari kamar Dina. Desy melihat kedua putrinya dan cucunya sudah dalam keadaan rapi, “kalian mau kemana?” tanyanya penasaran. “Diva mau...” Diva menghentikan ucapannya saat Dina menyentuh lengannya. “Dina sama Diva mau jalan-jalan ke taman, Ma. Mumpung Diva masih ada disini,” ucap Dina dengan senyuman di wajahnya. “Baiklah, kalian hati-hati ya, jaga cucu Mama baik-baik,” ucap Desy sambil mengusap puncak kepala Naura. “Baik, Ma.” Dina dan Diva menciu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD