Diva memukul dadaa Jonathan, “kamu ini ya, seneng banget bikin aku senang jantung!” kesalnya. Setelah mendapat telepon dari Jonathan, Diva langsung pulang ke rumah. Ia begitu mencemaskan suaminya itu. Tapi, setelah sampai di rumah, ternyata Jonathan hanya membohonginya. Bisa bayangin gak gimana kesalnya Diva saat ini. “Aduh... sakit, Sayang. Ampun... maafin aku. Ok?” Jonathan menangkap pergelangan tangan Diva. “Kenapa kamu berbohong? Kenapa kamu minta aku untuk pulang? gak tau apa, butuh waktu satu jam untuk aku sampai di rumah! Tapi, dengan terpaksa aku menambah kecepatan mobil aku, agar aku bisa secepatnya sampai di rumah. Aku... aku sampai tak memperdulikan keselamatan aku dan anak kita,” ucap Diva lalu mengusap perutnya yang masih rata. Jonathan menarik Diva ke dalam pelukannya, “

