Bab 49

1124 Words

Joan terbangun kala mendengar alarm berbunyi. Tangannya meraba-raba. Mencari gawainya untuk mematikan alarm. Seketika matanya terbuka saat tangannya menyentuh kulit seseorang dan mendengar sapaan lembut. "Morning, Jo." Gadis itu menoleh ke sisi kanan lalu tersenyum. "Morning, Kak," balasnya. "Tolong hapeku, Kak," pintanya pada pria yang berbaring di sampingnya. "Buat apa nyari hape?" tanya Arlo yang malah memeluk pinggang Joan. "Mau matiin alarm, Kak. Aku juga harus bangun biar ga terlambat ke kantor." Joan coba menyingkirkan tangan Arlo dari pinggangnya. "Biarin aja bunyi. Nanti saja bangunnya. Aku masih ingin meluk kamu." Arlo tidak mau menuruti sang kekasih. "Nanti aku terlambat, Kak. Aku masih harus nyuci bajuku." Joan bersikeras ingin bangun. "Gimme a kiss, first," pinta Arlo.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD