Keluar dari kamar setelah membersihkan diri untuk mendatangi Kadek mengenai makanan yang harus disiapkan besok, berbicara dengan Kadek mengenai menu membutuhkan waktu yang cukup lama "Kalian hot sekali" ucap Tari ketika aku keluar kamar "ajarin dong" dengan tatapan memohon sama seperti Wijaya ketika menginginkan sesuatu Aku hanya bisa tersenyum malu "sebenarnya baru sekarang aku seperti ini" aku meyakini wajahku memerah ketika mengatakan ini namun dapat kulihat Tari melotot "dengan yang dulu juga menggairahkan tetapi sama papa kamu seakan gak ada bosannya dan papa kamu tidak mengijinkanku berpakaian jika hanya berdua saja" "Jangan bilang kamu" Tari menatapku dari atas ke bawah lalu aku mengangguk seolah paham apa yang ada di pikiran Tari "bagaimana jika dilihat Pak Putu atau Bu Kadek?"

