Toshi meminta maaf sesampainya dia di markas Tokyo. Axel menghempas napas lega mendapati pria itu dan dua adiknya tidak apa-apa. Dia sampai terbirit-b***t berlari dari ruangannya ke jalan masuk markas begitu mendengar ocehan Kazan yang mengomeli Enma. “Terima kasih, Hiroto-kun,” kata Axel. “Oi, aku yang melepaskan mereka,” balas Enma yang belum bergantian dengan Hiroto. “Kau anak baik ya, Hiroto-kun.” “Oooi!” ‘Sama-sama, Axel-sama,' balas Hiroto dari dalam. “Aku! Aku yang pahlawan di sini!” tekan Enma. Kikuchi mendekati Kazan. “Bagaimana kabarmu, Zan? Sudah berbulan-bulan aku tak melihatmu di rumah.” “Aku sehat-sehat saja, Kikuchi-Nii. Seperti biasa, sibuk memburu dan mengurus iblis,” sarkasnya ke Enma yang sibuk berargumen dengan Axel. “Ibu dapat telepon dari Hayashi-san. Mereka

