Bab 50

1738 Words

"Mbak, Via pulang sama siapa? Kenapa dia ada sama Bibik, tapi saya lihat di depan tidak ada mobil ayahnya?" Aisya berucap seraya mendekati baby sitter yang sedang menggendong Via. "Sama ibu dan ayahnya. Tapi, barusan ayahnya berpamitan untuk pergi ke kantor," sahut baby sitter tersebut. Beberapa menit yang lalu Fachri pergi dengan sedikit tergesa-gesa ke kantor. Karena lupa ada jadwal bertemu dengan sang ayah, tepat pukul dua siang. Pertemuan yang akan dilakukan setiap hari, sampai Fachri benar-benar siap untuk menduduki tahta tertinggi di perusahaannya. "Oh, sini Via. Biar saya bawa dia telah tempat ibunya," pinta Aisya meraih Via dari gendongan baby sitter tersebut. Gerakan Aisya yang tidak terduga sama sekali tentu saja membuat baby sitter Via melepaskannya begitu saja kepada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD