Bab 49

1773 Words

"Pak, masih mengasuh anaknya Arin aja? Apa Bapak nggak risih gitu? Nanti dikira orang Bapak adalah ayah biologis dari anak ini." Ingrid yang baru saja sampai di dekat Fachri, langsung saja berbicara dengan kata-kata yang sangat pedas. Ia kesal melihat Fachri yang selalu saja mengasuh Via kalau Arin pergi ke kampus. Ingin rasanya ia menegur Arin agar tak lagi menitipkan Via kepada Fachri. "Tidak. Lagipula Via tidak rewel sama sekali. Jadi tidak mengganggu pekerjaan saya. Kalaupun orang-orang berpikir begitu ya, tidak masalah sama sekali. Arin itu seorang wanita dan saya pria. Sangat wajar menjalin hubungan," tuturnya pelan, tapi dengan rahang yang mengeras. Bisa dilihat dengan jelas kalau Fachri tidak menyukai keberadaan Inggrid di dekatnya. Apalagi mendengar setiap kata pedas yang me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD