Dinginnya malam

1285 Words

Anisa mengemudikan motornya di tengah sisa-sisa gerimis malam Jakarta. Meskipun ia sudah mengganti pakaian kering di rumah Bunda, udara malam yang dingin dan angin yang menerpa tubuhnya di atas motor terasa menusuk hingga ke tulang. ​Perjalanan pulang Anisa di tengah dinginnya malam terasa jauh lebih berat daripada perjalanan berangkatnya. Kepalanya yang pusing terasa berdenyut-denyut mengikuti irama mesin motor. Kondisinya yang semakin memburuk tidak bisa lagi disembunyikan. Tubuhnya mulai gemetar, dan batuknya kembali. ​Anisa mencengkeram stang motor, memaksakan diri untuk fokus. Setiap gigilan yang menyerang adalah pengingat akan kebodohannya sendiri, tetapi juga pengingat akan janji yang ia buat: Aku tidak akan menunjukkan kelemahanku. ​Ia tahu, jika ia berhenti sekarang, ia akan ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD