Setelah Aidan membubarkan rapat perkenalan dengan nada marah, Anisa dan Anita tetap duduk di ruang rapat, sementara Aidan duduk tegang. Aura tegang dari Aidan masih terasa menusuk. Beberapa menit kemudian, Aidan menghela napas, mencoba kembali fokus pada urusan profesional. "Baik. Kita mulai meeting internal sebelum Tuan William tiba. Anita, jelaskan langkah-langkah yang akan kalian ambil untuk proyek Bali." Anita, yang kini bersemangat, langsung memimpin. "Terima kasih, Kak. Seperti yang Tuan William setujui, kami akan memfokuskan desain lobi dan fasilitas umum berdasarkan 'Sketsa Inovasi' yang dibuat Anisa." Anita memaparkan rincian teknis proyek. Anita membeberkan semua hal yang akan dilakukan di proyek ini, termasuk pembagian tugas. "Saya, Anita, akan menjabat sebagai Manajer

