Dia Hamil!

1188 Words

Ucapan Mas Ari terus saja menggaung di telingaku. Di dalam mobil ini, aku tak banyak bicara. Aku sibuk memikirkan bagaimana nasib anak ini nanti. Yang jelas, aku tak mau bertemu dia lagi setelah ini. Setelah aku bertemu kembali dengan Ibunya. Akan kujelaskan semua tentang rumah tangga yang kami jalani selama ini. Tidak akan ada wanita yang bisa melupakan setiap penghianatan suaminya. Aku menikah dengannya tanpa dasar cinta. Cinta itu tumbuh begitu saja saat dia dengan lancar mengikrarkan sebuah janji suci. Kukira lambat hari, dia akan merasakan cinta yang sama. Yang kurasakan setelah menikah. Seperti kebanyakan mereka yang menikah didasari dengan kata taqwa. Hujan sore ini semakin menambah pilunya hati. Di saat aku tengah berkelahi dengan jalan takdir, dia sedang menerima panggilan da

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD