"Pakai sih tadi..., sebelum mandi," sahutku dengan wajah yang aku yakin saat ini pasti sudah seperti kepiting rebus. Aku merasa sangat malu dipergoki Genta dengan keadaan seperti ini. Mana aku tahu kalau mau bermesraan sampai segitunya, kalau nggak kan tadi pagi aku bawa dalaman buat ganti. Memikirkan lagi membuat wajahku terasa semakin memanas. "Terus kenapa sekarang nggak pakai?" tanya Genta. Napasnya terdengar menderu semakin cepat dan anehnya tangannya nggak juga dilepaskan dari balik celana pendekku. "Kamu sengaja menggodaku, kan?" tanyanya dengan mata yang menatapku dengan dalam. Aku menggodanya? Tentu saja nggak mungkin. Mana mungkin aku sampai seberani itu. "Nggak...tadi itu benar-benar nggak sengaja kesiram air waktu mandi," ucapku gugup dan membuat Genta terkekeh dengan nada y

