Siska yang sudah selesai bersiap-siap, bergegas keluar dari kamarnya. Pagi ini dirinya bangun kesiangan, sehingga tak bisa memasak makanan untuk sarapan pagi. Tapi, sebenarnya Dava tak masalah untuk itu, karena dia tak menikahi Siska untuk menjadi juru masaknya. Semalam, saat Siska kembali ke kamarnya, ia sama sekali tak bisa tidur. Mungkin karena dirinya merasa bersalah sudah menolak ajakan Dava untuk tidur di kamar itu. Tapi, kalau saja semalam dirinya menahan tak teringat akan perbuatan suaminya dengan Anita, mungkin ia tak keberatan tidur di kamar itu bersama dengan suaminya. Siska mengernyitkan dahinya saat melihat para pegawainya masuk ke dalam ruang kerja suaminya. Bahkan Bik Yem dan Bik Darsih juga ikutan masuk ke dalam ruangan itu. “Ada apa ya? apa terjadi sesuatu dengan Om Da

