Belum sempat Bara memberikan jawaban, tiba-tiba Panji masuk ke ruangan dengan langkah cepat, diikuti oleh Megan yang berjalan di belakangnya. Panji langsung menghampiri Mia dan menatapnya dengan penyesalan yang mendalam. “Mia, aku minta maaf atas kesalahan yang dilakukan ibuku. Aku nggak tau kalau Ibu sampai senekat itu,” kata Panji dengan suara rendah penuh penyesalan. Dia menggenggam erat tangan sang kekasih dan Bara menyaksikannya. Ingin sekali dia menarik tangan Mia dari genggaman Panji, tetapi Bara tidak bisa melakukannya. Banyak hati yang akan terluka, walaupun sebetulnya dia berhak melakukan itu. Mia menatapnya, menarik napas panjang sebelum menjawab, “Nggak apa-apa, Mas. Cepat atau lambat, namanya kebohongan pasti terbongkar juga. Mungkin ini memang udah saatnya." Megan yang be

