Antara Logika Dan Perasaan

1021 Words

"Jadi, ini semua cuma pura-pura? Kamu sengaja bikin dia cemburu?" Megan menatap Bara dengan mata menyelidik, sambil menyandarkan punggungnya ke kursi di depan meja kerja Bara. Bara yang sedang sibuk merapikan dokumen hanya melirik sekilas, lalu tersenyum tipis. "Tadinya sih iya, mau bikin dia cemburu. Tapi kayaknya enggak berhasil sih, Mia keliatan biasa aja." Megan mendengus kecil. Ia mengaduk kopinya dengan perlahan, lalu menatap Bara lagi. "Kamu berharap dia cemburu, terus jatuh cinta sama kamu?" Bara berhenti sejenak, seolah mempertimbangkan pertanyaan itu. "Boleh nggak sih kalau aku berharap begitu?" tanyanya, nadanya terdengar setengah bercanda, setengah serius. Megan tersenyum simpul sambil menyandarkan dagunya di tangan. "Boleh aja. Dia kan istri kamu. Lagipula, siapa tau dia j

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD