"Astaga, Bara. Ini udah yang keberapa kalinya kamu telepon saya siang ini?" Suara Dokter Theo terdengar sedikit jengah di ujung telepon. Bara melirik arlojinya. Waktu sudah menunjukkan pukul tiga sore, dan ia sadar bahwa sejak pagi, ia sudah menghubungi dokter pribadi mereka lebih dari lima kali. “Saya cuma ingin memastikan, Dok. Jadi benar ya, Mia nggak boleh terlalu sering naik tangga? Dan soal pola makannya, itu gimana lagi?” Dokter Theo menghela napas panjang, lalu menjawab, “Bukannya sudah berulang kali saya jelaskan, Bara. Jangan biarkan Mia stres, terlalu capek, atau melakukan kegiatan berat. Pola makan juga harus teratur. Fokus di makanan sehat dan bergizi, ya. Jangan terlalu banyak gorengan.” "Naik turun tangga gimana, Dok?" "Masih mengulang pertanyaan yang sama?" Bara diam,

