Malam Yang Tak Tertahankan

1413 Words

“Kok diem terus sih? Kamu lagi ngapain? Lagi selingkuh, ya?” Suara Megan terdengar di telepon, lembut tetapi sarat dengan nada menggoda. Bara menghela napas pelan, melirik Mia yang berdiri di samping motor, memainkan handphonenya, pura-pura tidak peduli. “Lagi istirahat. Ada apa, Megan?” jawab Bara santai, meski sebenarnya hatinya sedikit risih. “Oh, istirahat? Kirain lagi selingkuh.” “Apaan sih kamu tuh?” Bara mengernyit. “Ayah kecewa kamu nggak bisa ikut makan malam sama kita. Kamu sibuk terus sih." “Maaf, hari ini aku beneran capek. Kurang enak badan juga,” ujar Bara, kali ini berbohong dengan nada datar. Kenyataannya, ia sengaja menolak makan malam itu untuk menemani Mia pergi ke wisata kuliner. “Ya udah, istirahat aja dulu. Tapi besok atau lusa, coba luangin waktu, ya.” “Bisa,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD