Bertemu ibu mertua

1824 Words

Di ruang tamu rumah ibu Erwin. Maya duduk bersebelahan dengan Erwin. Kedua tangannya saling bertautan, jantungnya seakan berdegup kencang menahan rasa gugup. Ini kali pertama, ia bertemu ibu mertuanya. Otaknya terus berpikir, sambutan apa yang akan diterimanya nanti. "Jangan takut!" bisik Erwin, meraih tangan Maya dan menggenggamnya erat. Maya menoleh ke arah Erwin. Tatapan mata dan ekspresi wajahnya tidak dapat dibohongi. Telapak tangannya terasa dingin karena gugup. "Tenang saja, aku hanya gugup," sahut Maya tersenyum samar. Derap langkah mulai terdengar mendekat. Seorang wanita paruh baya, menggunakan gamis berwarna coklat muda, senada dengan hijabnya keluar dari dalam ruang tengah. Tak ada senyum yang terbit di wajah yang sedikit mengeriput itu. Hanya tatapan datar dan terkesan din

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD