Maya curiga

1417 Words

Sepulang Maya dari berbelanja, Maya langsung bergegas pergi ke dapur membawa semua bahan belanjaannya. Satu persatu belanjaan dikeluarkan dari tas belanja. Erwin yang saat itu berniat mengambil air es di lemari pendingin, tidak sengaja bertemu Maya. "Banyak sekali belanjaan kamu? Apa itu mie instan semua?" tanya Erwin. Maya melirik sinis Erwin, dirinya masih enggan menjawab pertanyaan tidak penting yang Erwin tanyakan. "Kalau orang tanya itu dijawab! Tidak pernah sekolah, atau tidak pernah diajarkan?" tanya Erwin lagi, sengaja memancing emosi Maya. Bukannya terpancing, Maya justru semakin mengabaikan Erwin. Setelah mengeluarkan semua belanjaannya. Maya segera menyusun ke lemari penyimpanan. "Kamu dengar pertanyaan saya tidak?" Erwin menarik ujung baju Maya, karena kesal diabaikan. "

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD