Chapter 45

1074 Words

Kedatangan Paul pagi itu jelas saja membuat Stefanni langsung menceritakannya kepada Joanna yang sore ini datang ke tokonya. Stefanni juga mengatakan, kalau bulan lalu Paul berjumpa dengan Wanda. “Kalau beneran jumpa sama Wanda, kenapa itu anak enggak ada cerita sama kita?” heran Joanna. “Padahal, dihari pertunangan elo, kita bertiga ngobrol banyak,” sambungnya. “Kalau kemungkinannya Wanda lupa, bagaimana?” tanya Stefanni. “Diantara kita bertiga, jarang banget ada yang lupa dengan info begini. Seingat gue begitu sejak dulu,” sahut Joanna. Sontak saja, Joanna dan Stefanni saling bertukar tatapan satu sama lain. Jelas saja keduanya sedang menaruh rasa curiga terhadap Wanda. Karena, akhir-akhir ini Wanda memang sedikit berbeda dengan sebelumnya. “Kalau Wanda sengaja enggak kasih t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD