part 6

1123 Words
aku sudah sampai di depan kantor esti "permisi mbak, ada perlu apa ya? " tanya satpam di kantor ini "saya ada janji dengan pak rudi pak, jam delapan ini" "oh pak rudi mari mbak saya antar" lalu aku mulai mengikuti pak satpam masuk ke bangunan besar ini, perjalanan dari rumah ke sini sekitar 1 jam, jadi aku berangkat setengah 7 jadi sampai di sini belum jam 8, "ini bu ruangan pak rudi ,beliau sampai 10 menit yang lalu mungkin sudah masuk ke ruangannya .saya tinggal ke bawah dulu bu" pamit pak satpam "baik pak terimakasih" tok tok tok aku mengetuk ruangan pak rudi "masukk!!" suara dari dalam sana menyahut "permisi pak rudi, saya hana yang melamar kerja untuk ibu pak widi" "ooh bu hana kau datang lebih awal rupanya, marii mari kita langsung saj ketemu dengan pak widi" "baik pak" lalu aku mulai mengekori pak rudi menuju sebuah pintu di ujung yang bertulis Direktur di sebelah pintu Tok tok tok , "masuk" terdengar jawaban dari dalam sana Pak rudi pun masuk dengan aku yang mengekori di belakang "Pak widi ini ibu hana yang akan menjaga ibu ," "Oh baiklah silahkan duduk hana , pak rudi bisa kembali bekerja" jawab orang yang di sebut pak widi itu "Maaf pak ini surat lamaran saya" ucapku dan menyerahkan amplop coklat di meja di hadapan pak widi "Baiklah hana, apa kamu yakin ingin mengambil pekerjaan ini ?" "Iya pak saya yakin" "Baik tugas kamu nanti menjaga ,dan menemani ibu saya beliau masih bisa beraktifitas sendiri hanya saja minta untuk di carikan teman karna saya sering sekali pergi ke luar kota ," "Apa saya harus menginap pak?" Tanyaku lagi karna jika harus menginap tentu saja aku tidak bisa , bagaimana bisa aku berpisah dengan anak anakku "Apa tidak bisa menginap hana? Tertulis kamu sudah menikah , apa sudah mempunyai anak?" "Iya sudah pak ,anak saya 2 dan masih kecil kecil kalo boleh saya ingin bekerja yang berangkat pagi pulang sore pak" "Yaa baiklah boleh tapi mungkin sesekali kamu harus menginap ke rumah saat saya pergi ke luar kota , bawa anak anak kamu juga tidak masalah ibu saya pasti suka" "Oke kita ke rumah sekarang ya , hari ini kamu sudah bisa bekerja". Lalu pak widi beranjak dari kursi kebesarannya , aku mengikuti beliau dr belakang , *** Selama perjalanan aku mengobrol ringan dengan pak widi Sampai akhirnya sampai di rumah besar tapi terkesan sangat sepi sekali "Hana kamu duduk di sini sebentar ,saya akan memanggil ibu kemari" "Aku melihat sekeliling rumah sebesar ini apa hanya di huni oleh dua orang" aku mengucap dalam hati "Hana ,ini ibu . Ibu ini hana yang akan menemani ibu di sini" "Asalamualaikum ibu , izinin hana menjaga ibu ya" ucapku sambil bersalaman tangan wanita yang sudah sepuh itu "Oma panggil saya oma maria ya hana," Lalu pak widi berpamitan untuk kembali ke kantor pada oma maria , "Oma ,jadi apa yang perlu hana lakukan?" "Apa ya , hana hanya perlu menemani oma , memasakan oma sesuatu ," "Bisa oma sedikit hehe"aku tertawa ringan "Ayo kita masak sesuatu hana , sambil mengobrol , kemarin ada 3 orang ke sini tapi oma tidak suka mereka terlalu kaku , oma rasa oma akan cocok denganmu ," "Ah benarkah oma ? Apa oma hanya tinggal dengan pak widi ?" Tanyaku sambil mengeluarkan bahan bahan dari dalam kulkas , sedang oma duduk di kursi di dekat meja dapur "Iya hana , entah kenapa anak itu tidak mau menikah lagi , cucuku arka juga tinggal di jakarta mengurus perusahaan di sana entah kapan anak itu akan kembali ,kamu sendiri hana bukankah kamu sudah menikah ? Widi bercerita tadi apa sudah punya anak kenapa anak anak tidak di bawa kesini pasti seru" ucapnya dengan tawa "Ah iya oma , anaku sudah 2 zahra dan zifa, kapan kapan aku bawa main kesini" "Kenapa kamu bekerja seperti ini han ? Apa suamimu tidak mencukupi ?"tanya oma lagi "Kita mungkin akan berpisah karna sesuatu hal oma ," "Ah ya ampun maafkan oma hana , baru berkenalan tapi oma banyak tanya lupakan saja okey " "Tidak apa apa oma" Lalu kita mulai memasak sambil tetap mengobrol aku sangat bersyukur ternyata oma maria sangat baik dan cocok denganku , setelah makan beliau masuk ke kamar untuk istirahat sedangkan aku mulai menyapu mengepel dan membersihkan halaman ,taman di samping rumah ini cukup luas tapi sayang kurang terawat "kalau di tanam bunga bunga pasti cantik" gumamku Tidak terasa hari sudah mau sore , oma sudah bangun dan sedang membaca koran setelah ku buatkan teh "Oma ,makan malam mau hana buatkan makanan apa?" "Bagaimana kalau sayur asam dan ayam goreng han? Widi pasti suka sudah lama sekali tidak makan itu" "Baiklah oma , hana masak dulu ya" Aku mulai masuk ke dapur lagi memasak dan memotong beberapa buah dan ku tempatkan di tupperware siapa tau mereka akan makan itu di setelah makan malam nanti Setelah 2 jam semua sudah tersaji "Akhirnyaa selesai juga ," gumamku "Sudah selesai han ? Widi sudah pulang motormu juga d antar orang kantor tadi di depan . Pulanglah pasti anak anakmu menunggu" ucap oma maria , Aku mengangguk "baiklah oma hana pulang dulu ya besok hana pagi hana datang lagi" "Ya hana hati hati di jalan" Aku berpamitan dan ke kamar belakang untuk mengambil tas lalu ke halaman dan pulang pasti anak anak sudah menungguku d rumah *** "Assalamualaikum ibu zahra" "Waalaikumsalam" ucap orang orang d dalam serentak ternyata bulik dan puput sedang di sini bermain bersama mereka "Bebersih dulu han ,sebelum mendekat anak anak" perintah ibu "Baiklah bu" Setelah itu aku mandi dan berkumpul dengan mereka "Gimana han hari pertama kerjamu?" Alhamdulilah lancar lik , walaupun bukan karyawan toko atau karyawan kantor dan bisa di bilang art tapi hana nyaman , bos hana benar benar memperlakukan hana dengan baik" "Syukurlah han , kemarin ada teman bulik yang bertanya apa kamu masih mau menerima pesanan catering dan snack ,kue ? Lumayan han kalau d jalankan lagi , kamu sebelum menikah dengan dimas kan sudah banyak langganan" ucap bulik Benar juga kata bulik mungkin selain kerja aku harus mencari sampingan lain ,lagi pula zahra dan zifa akan semakin besar , aku juga tidak mau meminta hak mereka pada mas dimas yang mungkin sekarang sedang mengurus perceraian kami "Iya bulik nanti hana akan membuka pesanan lagi ,sebagai sampingan" "Tapi han kamu kan kerja apa tenagamu sampai ?" "Inshaallah bu , bisa d kerjakan saat malam , hana cuma akan menerima pesanan ayam bakar dan kueh dan snack bu" Jawbku lagi "Tenang aja mbak aku akan bantu urus anak anak" seru puput dengan bersemangat "Makasih ya put" "Kita kan sodara hana" "Ayo semangat hana" seruku dalam hati ,aku bahkan seakan lupa dengan permasalahan rumah tanggaku saat ini , demi anak anak aku harus bangkit
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD