Kecoak Yang Menakutkan

1301 Words

Adam menarik tangan Arina keluar dari klub dengan langkah terburu. Tapi begitu sampai di dekat mobil Adam, Arina menarik tangannya dari genggaman pria itu. "Lepaskan, kak!" Adam menoleh. "Kenapa, Ari? Kamu harus pulang." "Tapi aku belum ingin pulang kak, aku masih ingin di sini! Lagian kenapa kakak menjemput aku, sih?" "Aku menjemput kamu karena aku suami kamu. Aku tidak mau kamu ada di tempat hiburan malam seperti ini." "Apa mentang-mentang Kakak suamiku terus kakak mau mengekang hidupku?" "Aku tidak mengekangmu. Aku hanya melarangmu untuk ke tempat-tempat seperti ini. Apalagi sampai minum-minuman keras." Adam membuka pintu mobil. "Ayo masuk!" Arina membuang wajah dan kemudian bersedekap. "Aku tidak mau!" "Oh, jadi kamu mau kembali masuk ke dalam?" "Iya." "Oke. Kalau begitu akan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD