Pria Tampan Di Klub

1270 Words

Setelah mengambil barang-barang yang dibutuhkannya, Arina kembali ke Adam. Tentu saja dengan sekeranjang jinjing penuh apa yang menjadi kebutuhannya. "Kamu lama sekali, sih? Kemana saja?" Arina mengangkat keranjangnya yang penuh. "Aku lama karena belanja sebanyak ini." Adam melirik keranjang itu. "Oh, aku pikir kamu kabur dengan orang lain." "Kalau kabur, tidak mungkin ada di sini 'kan?" Adam tersenyum kecil. Padahal tadi dia melihat dari jarak jauh kalau Arina tengah bercengkrama dengan seorang pria. Mereka tampak dekat sekali. Adam menduga pria itu adalah yang bernama Pandu. Tapi Adam tidak bisa memarahi Arina karena akan membuat gadis itu menjuah darinya. Saat ini, lebih baik dia berusaha dulu untuk mendapatkan kepercayaan dari Arina. "Ya sudah. Campurkan apa yang kamu beli dalam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD