Raihana mematut dirinya di cermin kamar mandi, melihat dirinya dalam balutan lingerie. Karena cermin kamar mandi tidak panjang ke bawah alias pendek, dia hanya melihat tubuhnya separuh saja. Meski begitu, dia bisa melihat betapa seksi dirinya dengan lingerie berbahan tipis dan tembus pandang. Meskipun panjang baju itu sampai setengah paha, ini sama saja hanya memakai dalaman saja. Raihana tak mengerti kenapa Tuan Kin begitu suka melihat dirinya dalam balutan busana seperti ini. Tapi mau bagaimana lagi. Dia sudah berjanji untuk mengikhlaskan dirinya. Mau sampai kapan dia menghindari suaminya tersebut. Raihana menghela nafas panjang mencoba untuk membuang rasa takut yang ada pada dirinya. Dia harus berani. Tok! Tok! Tok! "Sayang! Masih lama tidak? Memangnya kamu tidak merasa dingin di ka

