Bab 25

1213 Words

Sesampainya di rumah Alif kembali marah pada Jihan, ia menghempaskan tubuh wanita itu di sofa ruang utamanya. Jihan meremas perutnya merasa sakit, tapi masih menahan rasa sakit itu. "Mas.. hiks dengarkan penjelasanku dulu." Ucap Jihan sambil terseguk. Alif mendekat berdiri dihadapan Jihan, tatapan Alif penuh ketajaman. "Jadi.. sudah berkali kamu jalan bersamanya! Hah! Apa kamu lupa tugas seorang menjaga kehormatannya." Alif menghembuskan napas kasar berulang kali dengan dadanya yang naik turun. Wanita semakin merasa kesakitan seiring rasa takut berdecak dihatinya. "Mas! Cukup.. hiks.. aku tidak seperti kamu bayangkan. Mas Adi ha--" "Sudah ketahuan didepan mata masih mau mengelak, dimana hati nuranimu. JIHAN!" Ucap Alif menerka dengan menekan jelas nama 'Jihan' membuat bibir wanita itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD