Episode 17. Ekspektasi dan Realita

1654 Words

"Lo gak akan tau tadi banyak hal lucu." Alvaro menoleh pada David yang rebahan di kasurnya. Ia lantas melempar handuk setengah basah ke wajah David, pria itu baru saja kembali dari acara 'ngedate' nya yang katanya sih berwarna. David dengan wajah sumringahnya terus saja mengganggu Alvaro untuk memamerkan kebolehannya dalam menaklukan wanita. "Berisik lo, alay kayak remaja baru pertama pacaran." "Ucap orang iri yang gak pernah jalan jalan sama pacarnya." Alvaro mendengus kesal mendengar ucapan David, ia duduk di kursi memutar di depan meja belajar, memutarnya hingga menghadap pria bodoh dan tidak sopan itu. Kakinya menumpu satu sama lain, satu tangannya berada di pegangan kursi, menumpu dagunya dengan wajah sombongnya yang khas. "Jadi, kemana lo tadi?" "Gak banyak, cuma jalan jalan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD