1 – KELUARGA SCHMIDT
Schmidt Mansion. Asheville, North Carolina. USA—07.00 PM
Edward menghentikan Bugatti La Voiture Noire miliknya di karpet merah yang telah menyambutnya di kediaman utama keluarga Schmidt yang kali ini ramai dipadati wartawan beserta tamu undangan kelas atas menghadiri perayaan kemenangan Ferro Crawford Schmidt atau tepatnya saudara kembar Edward yang merupakan seorang pembalap mobil terkenal dibawah naungan ARCA.
Edward melempar kuncinya ke Valet Parking, kemudian membuka sisi pintu mobilnya yang lain dimana seorang wanita cantik perlahan turun dari sana. Dengan balutan gaun dark red bermodel off shoulder yang memperlihatkan bahu mulusnya dan jemari lentik yang dibalut sarung-tangan berwarna senada menciptakan kesan elegant khas putri kerajaan.
Seuntai kain sutra mengilap berwarna merah menyembunyikan sepasang matanya yang buta. Penampilannya yang menarik itupun membuat semua orang terpana dengan kecantikan misteriusnya.
Dan wanita itu adalah Lusiana Margareth Schmidt, istri sah Edward Schmidt yang belum diketahui publik sedang mengandung putranya di usia kehamilan baru 2 bulan.
Keberadaan Lusi jarang tersorot kamera media karena skandal mengenai kebutaannya ketika menikahi CEO ED Enterprise sempat menghebohkan publik terutama para penggemar Edward.
Banyak sekali cacian bahkan hinaan yang tertuju ke wanita itu. Meskipun tidak bisa membaca komentar jahat yang diarahkan untuknya karena buta, tapi Lusi mengetahuinya lewat gosip yang tidak sengaja ia dengar dari pembantu rumah tangga yang kemudian ia pastikan lagi dengan mendengarkan liputan berita mengenai dirinya yang dicap sebagai noda dalam keluarga Schmidt.
Tidak ingin istri tercintanya bersedih, Edward akhirnya memecat dan mengganti semua pembantu kemudian membatasi awakmedia bertemu secara langsung dengan Lusi, termasuk pula ancamannya ke perusahaan televisi agar tidak meliput berita mengenai istrinya.
Sejak itu tidak ada lagi pemberitaan yang menyangkut-pautkan Lusi lagi hingga keberadaannya berakhir misterius hingga 5 tahun kemudian, tepatnya saat ini Lusi baru muncul lagi dihadapan media.
“Tuan Edward, apa tanggapan Anda mengenai kemenangan Tuan Ferro di NASCAR Flat Rock Speedway?”
“Ini pertama kalinya Tuan Edward tampil bersama Nyonya Lusi lagi setelah sekian lama tidak terdengar kabar tentang pernikahan kalian, adakah alasan yang membuat Anda datang bersama hari ini?”
“Tuan Edward, tolong beri sedikit ungkapan apresiasi untuk Ferro Crawford Schmidt atas kemenangannya di sirkuit balapan, ini bukan pertama kalinya Tuan Ferro menang di arena balapan.”
Edward langsung diserang berbagai pertanyaan dari awakmedia ketika pasangan itu berjalan anggun di atas karpet merah menuju ballroom utama tempat diadakannya pesta. Edward hanya tersenyum menanggapi pertanyaan para reporter, tidak ingin berbicara banyak mengenai saudara kembarnya di hadapan Lusi.
Karena selama 5 tahun menikah, Lusi tidak pernah tahu bahwa mereka kembar. Bukan hanya Lusi, tapi semua orang di dunia ini terkecuali kerabat dan teman dekat tidak ada yang tahu bahwa mereka kembar. Karena meskipun Ferro terkenal, dia tidak pernah menunjukkan wajah aslinya ke media dan selalu bersembunyi dibalik helm sport full face yang dikenakannya saat balapan maupun melakukan wawancara.
Yang Lusi tahu Ferro adalah adiknya yang berprofesi sebagai pembalap mobil. Lusi bahkan mengidolakannya, dan pertemuan mereka hari ini adalah yang pertama untuk Lusi.
“Tidak ada yang tahu wajah Ferro Crawford, andai aku bisa melihatnya secara langsung hari ini karena Ferro pasti tidak memakai helm di perayaan keluarganya,” ujar Lusi setelah dirinya dan Edward sampai di keramaian pesta.
Para tamu undangan yang sebagian besar merupakan relasi bisnis Edward menunduk hormat menyambut kedatangannya bersama Lusi. Beberapa di antara mereka menatap Lusi dengan pandangan takjub, namun tak sedikit pula menatapnya kasihan karena buta.
Edward tak memedulikan penilaian mereka asal tidak mengusik istrinya secara langsung. Logan ayah Edward dan Thelma ibu tirinya berjalan menghampiri, menyapa putra pewaris utama Schmidt Group karena putra yang lain memilih menjadi pembalap ketimbang penerus perusahaan utama keluarga Schmidt.
Andai Thelma tidak keguguran dan dinyatakan mandul, kemungkinan Thelma bisa melahirkan seorang putra yang akan menjadi pemegang jabatan tertinggi Schmidt Group karena Edward telah sukses mengelola perusahaannya sendiri di ED Enterprise.
Thelma tidak terima dengan keputusan Logan menjadikan Edward penerus yang nantinya akan memegang jabatan tertinggi di Schmidt Group. Padahal Thelma sudah berusaha menyingkirkan istri pertama Logan, namun posisinya sebagai istri kedua belum memberinya keuntungan apa-apa sampai saat ini.
Bagaimanapun caranya, Thelma harus mendapat hak warisan entah dia harus melahirkan seorang putra, atau merebut jabatan Logan dengan cara licik sekalipun.
“Hai Nak, senang bertemu denganmu malam ini bersama Lusi. Kau jarang pulang menemui daddy akhir-akhir ini,” sapa Logan Schmidt dengan ramah sesuai karakternya.
“Ya, kamu jarang menengok keadaan kami di rumah Edward. Apa kamu mulai berlagak sombong karena akan menjadi komisaris di perusahaan daddy-mu?” Thelma mengatakannya dengan nada bercanda, tapi tentu saja itu sindiran halus untuk menjelekkannya di hadapan Logan.
Lusi mengerutkan dahi, tidak suka jenis candaan yang dikatakan mertuanya. Tapi Edward sama sekali tidak tersinggung, ia malah tersenyum dan membalas sindiran Thelma sarkas, “Tentu, setelah aku menjadi komisaris apa aku bisa mendepakmu dari keluarga Schmidt?”
Ekspresi Thelma berubah datar menatap tajam Edward.
“Jaga ucapanmu Edward, Thelma masih istriku sekaligus ibumu, bagaimana bisa kau mendepaknya dari keluarga Schmidt?” Logan menuturi putranya agar menjaga sikapnya.
“Ibu tiri, jangan lupakan embel-embel itu Dad. Karena bagiku, satu-satunya orang yang kusebut Mom itu hanyalah Mom Anna, ibu kandungku,” jawab Edward tegas kemudian pamit menyapa tamu lain untuk menghindari percakapan tidak menyenangkan lainnya.
“Kamu baik-baik saja?” Lusi mengusap lengan suaminya karena khawatir.
“Tentu, percakapan tadi sudah biasa terjadi di keluarga kami. Ferro terkadang juga membelaku,” jawab Edward, tak memusingkan watak ibu tirinya karena sejak awal sudah tahu tujuan Thelma menikahi ayahnya karena mengincar warisan Schmidt.
Itulah mengapa Edward bersedia menempati posisi komisaris, Ferro bilang lebih baik salah satu dari mereka daripada harus jatuh ke tangan ibu tiri. Tapi karena tidak terjun langsung ke perusahaan, maka Ferro menyerahkan kandidat utama kepada Edward.
Mereka berdua percaya satu sama lain, tumbuh bersama sebagai saudara kembar membuat keduanya tidak menginginkan adanya persaingan. Logan Schmidt juga seorang ayah yang adil meski kesalahannya hanyalah menikahi wanita jalangg seperti Thelma.
Bukan hanya memberi anak perusahaan ED Enterprise ke Edward, Ferro pun diberi perusahaan otomotif yang diambil dari nama tengahnya yakni CRAWFORD untuk mendukung kebutuhan mobil balapnya dalam pertandingan.
Keduanya pun sukses di jalannya masing-masing walaupun Ferro tidak terlibat secara langsung ke perusahaan namun kemenangannya di setiap pertandingan membuat penjualan suku cadang dan produk lain CRAWFORD meningkat.
Itulah keluarga Schmidt, keluarga yang digadang-gadang nyaris menduduki keluarga paling harmonis andai saja kecelakaan Anna Schmidt tidak terjadi 13 tahun lalu.
BERSAMBUNG...