"Dito, bawa istrimu pergi makan dulu, dia dari kemarin belum makan," pinta Emma seraya menatap khawatir pada putrinya yang terus melamun di pinggir ranjang Clarissa. Anak perempuan itu masih betah tertidur akibat obat bius yang disuntikkan padanya, dan sepanjang malam pula Zenith tak bisa tidur karena mengkhawatirkan kondisi putrinya. Wajahnya tampak berantakan dengan kantung mata yang menghitam. "Dito," panggil Emma lagi saat melihat menantunya tak kunjung beranjak dari duduknya. Tubuh Dito tersentak halus karena terkejut, tetapi dengan cepat ia menganggukkan kepalanya pada mertuanya. Ia pun beranjak dari duduknya dan menghampiri Zenith yang duduk melamun. Tangannya menepuk ragu pundak wanita itu. "Nith," panggil Dito ragu. Ia berusaha menutupi renggangnya hubungan mereka di depan me

