Kehidupanku dengan Alfian sudah mulai berubah dalam waktu beberapa hari setelah kami menandatangani Wedding’s rule yang kami buat. Pria itu tidak pergi kerja begitu pagi hanya untuk menghindariku. Alfian sudah mulai berangkat kerja lebih siang sehingga aku tak perlu bangun pagi-pagi buta untuk membuatkannya sarapan sekaligus bekal makan siangnya. Pria itu bukan termasuk pria yang cerewet dalam hal makanan. Apa pun yang aku buat selalu dia makan dengan habis dan seolah tak pernah lupa dengan keinginan yang kulontarkan tempo hari. Dia selalu memberi kritik dan saran atas masakanku. Dia bahkan sudah mulai memberitahu makanan kesukaannya dan apa yang tak dia suka. Berbeda dengan wajahnya yang blasteran, selera Alfian tergolong menyukai masakan Indonesia sederhana. Sayur bening, ampal jagung

