BAB 21.

1099 Words

Seorang pria tua tengah berada di sebuah ruangan klasik yang elegan. Cahaya temaram dari lentera-lentera klasik menyinari dinding-dinding yang dihiasi dengan karya seni berharga. Furnitur antik yang dipenuhi detail-detail halus menghiasi setiap sudut ruangan, menciptakan atmosfer kemewahan yang tak terbantahkan. Di tengah-tengah ruangan, pria tua itu duduk dengan sikap yang tenang, matanya memancarkan kebijaksanaan dari balik kaca mata hitam yang ia kenakan. Suasana tenang di ruangan itu kontras dengan dunia di luar, yang penuh dengan ketegangan dan rahasia yang belum terungkap. "Tuan, saya sudah menemukan keberadaan Tuan Alex," lapor anak buah pria itu. "Bagus, dimana dia sekarang?" tanya pria itu dengan serius. "Tuan Alex berada di sebuah rumah sederhana yang dihuni oleh seorang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD