Tiga bulan terakhir terjadi kasus bunuh diri yang tragis dari beberapa buruh pabrik yang melakukan mogok kerja dan berakhir mendapatkan surat PHK dari perusahaan. Polisi telah mengeluarkan berita acara bahwasanya kasus kematian tersebut benar-benar kasus bunuh diri, bukan pembunuhan seperti yang dituduhkan oleh media atau beberapa artikel berita yang ditulis oleh akun anonim. Kejadian tersebut membuat keluarga yang ditinggalkan, tidak mendapatkan kompensasi sama sekali. Keluarga korban marah besar, mereka melakukan demo di depan pabrik selama berminggu-minggu, meminta keadilan. Mereka ingin polisi melakukan penyelidikan ulang atau autopsi, agar mereka lebih yakin dengan alasan kematian korban. Media pun tidak berminat untuk meliput, sehingga lambat laun, berita kematian para buruh pabrik

