“Tidak!” jejak kepanikan terlihat dari mata Adora. Gadis itu reflek memeluk erat leher Arthur karena hal itu dia dapat mendengar pemuda itu merapalkan sebuah mantra asing sebelum keduanya mendarat secara keras. Namun yang mengejutkan dirinya adalah Adora sama sekali tidak merasakan sakit kecuali pada jari tangannya yang agak kebas dan bersandar pada benda asing. “Senior, bisakah kau turun dari tubuhku?” “Oh!” barulah Adora membuka matanya dan sadar bahwa dia berada diatas tubuh Arthur. Dia segera bangkit untuk menyingkir saat itu dia bisa melihat bahwa Arthur juga bangkit dan mulai duduk. Pemuda itu tampak menggerak-gerakkan tangannya sebelum dia berdiri. Saat itulah Adora baru sadar ada lingkaran sihir dibawah mereka yang pecah ketika Arthur bangun. “Bukankah kau seorang kesatria?”Ador

