29. Apa Salahku?

1566 Words

'Aku ingin memperbaiki semuanya.' Kalimat itu bergema terus di telingaku, seperti sebuah mantra sihir yang membuat kepalaku terasa pusing saat mendengarnya. Bahkan setelah Beni tidak berada di hadapanku lagi. Aku mengusap keningku yang mendadak terasa menegang karena memikirkan kalimat yang diucapkannya tadi. Apa yang ingin diperbaikinya jika semua telah rusak? Kalau pun dia bisa memperbaiki, apakah keadaannya masih sama? Tentu saja tidak. Aku benar-benar tidak senang mendengar ucapannya tadi. Yang ada aku malah merasa ketakutan. Entah cara seperti apa yang ingin dilakukan Beni untuk memperbaiki semuanya. Dan apa sebenarnya yang ingin diperbaikinya? Kesalahannya? Dia bisa saja memperbaikinya, tapi tidak akan menyembuhkan luka di hatiku. Setelah pengakuannya tentang dirinya yang sudah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD