Part 19

1045 Words

** "Aku tidak ingin mendengar kebohongan Amoura."    Aku memejamkan mataku mendengar bisikan pelan Revan yang entah mengapa terdengar seperti bisikan kematian ditelingaku. "Aku tidak akan menjawab sebelum kau mengatakan padaku, apa yang sebenarnya sedang kau lakukan."     Aku mengumpat saat Revan memutar tubuhku menghadap tubuhnya, membiarkanku bersandar pada pembatas balkon dengan tangan yang melingkar diperutku. Percayalah. Revan yang ada dihadapanku ini cukup menakutkan dari Revan Revan yang pernah kutemui sebelumnya. "Kau sudah tahu?" "Kau. "     Aku membalas tatapan Revan yang tajam menyelami mataku, aku tahu dia hanya memastikan jika aku sedang tidak menyembunyikan apapun darinya. "Apa yang sebenarnya terjadi?" "Apa yang kau lakukan bersama Victor? Bagaimana bisa kau tahu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD